Posts

Hal yang Ku syukuri

Ada waktu sendirian: Jadi, adalah sifat saya dari dulu kalu berada di tempat sepi malah suka. Bukannya ansos atau apa, cuma saya menyukai ketenangan. Bukan berarti juga sebelum-sebelumnya tidak tenang sih, hanya ada vibe  yang berbeda Banyak jajan: Saat tugas sendirian, ada banyak jajan. Molen dari Pak Macfud, ada juga brownis dan gorengan dari Pak Rozzaq. Sedikit banyak mengisi hari-hari yang penuh pengerjaan data ANBK selesai: Minggu lalu ANBK selesai, membuat saya seakan terbebas dari beban di pundak saya. Ada tekanan tersendiri apalagi nasib satu anak yang belum ikut ujian ini bagaimana, pikir saya. Tapi karena mendapat konfirmasi, baru saja, bahwa anak yang tidak ikut ini tidak harus mengikuti ujian susulan, maka saya lega sekali... Lebih produktif: Saya jadi bisa mencicil tugas yang sebelumnya saya tidak bisa buat sebelumnya. Ada kepuasan sendiri sih Adik pulang: Adik pulang dari Semarang selama 3 harian, bisa membantu-bantu di rumah hehe

Libur (?)

 Dimulai dari hari Senin, 26 September 2022... Hari Senin adalah hari terakhir sebelum para guru mendapatkan jatah libur selama kurang lebih seminggu. Tidak ada KBM selama kurun waktu tersebut. Semua sangat menunggu-nunggu agenda tersebut. Untuk saya sendiri, masih ada jadwal piket di sekolah sebagai staff TU. Apakah saya iri? Bisa iya, bisa tidak. Saya menikmati waktu sendirian. Jujur saja, saya bekerja lebih efektif saat sendirian. Begitu pula hari Selasa kemarin. Saya memasukkan data-data siswa ke dalam Buku Induk. Pada hari Selasa juga, saya diminta bantuannya untuk mencetak surat undangan TM event sepak bola oleh staff marketing. Saya menyanggupinya, karena memang tidak berat. Pada hari Rabu, saya melanjutkan memasukkan data ke Buku Induk. Memang saya mencicilnya saja, jadi tidak berat. Saya selingi juga untuk mengedit berkas-berkas saya. Jadi satu harian, bisa dibilang saya hanya berada di kantor, menghadapi data dan laptop. Pada  hari Kamis, saya mendapat kabar dari gru...

Belajar Lagi

 Dimulai dari hari Senin, 26 September 2022. Sebuah workshop dimulai. Workshop "Diklat Modul Ajar 40 JP" yang mengulas Kurikulum Merdeka. Diklat tersebut mengupas berbagai hal tentang Kurikulum Merdeka, mulai dari pengertiannya, penyusunan bahan ajar, hingga penyusunan modul ajar. Sebelumnya, berdasarkan arahan dari konsultan pendidikan di sekolah saya, beberapa kali saya membaca dan mencari-cari materi mengenai Kurikulum Merdeka. Karena sudah agak familiar dengan Kurikulum Merdeka, saya sempat merasa bosan di awal-awal diklat, karen menyampaikan hal yang sudah saya tahu. Tapi tentu saja, banyak di luaran yang mungkin belum tahu sama sekali soal Kurikulum Merdeka, jadi saya rasa tetap berguna untuk menambah pemahaman saya juga terhadap Kurikulum Merdeka. Satu hal yang menarik dan benar-benar baru bagi saya adalah pemanfaatan video dalam kegiatan belajar mengajar yang disampaikan oleh Destari Puspita Pertiwi, S.Hum., M.Ed. Awalnya, Ibu Destari menyampaikan pemanfaatan PowerPoi...

Refleksi Tengah Semester

1) apa yg di dapat setengah semester ini dari segi KBM? 2) apa yg bisa ditingkatkan sehabis mid semester ini? 3) siapa idolamu dalam dunia pendidikan? beri kan alasanmu Perubahan yang secara pribadi saya alami setelah setengah semester ini adalah adanya penghargaan lebih kepada guru. Sebelumnya, para siswa melihat guru dengan sebelah mata. Ya, semua ini karena orientasi mereka yang condong mementingkan bola daripada pelajaran. Namun setelah setengah semester ini, secara umum, banyak siswa yang mulai "takut" dan segan kepada guru.  Hal ini tidak terlepas dari meningkatnya otoritas guru. Sebelumnya, guru diminta untuk lebih mengerti kesibukan siswa dan hal itu sering mereka gunakan sebagai alasan untuk terlambat dan menyepelekan pelajaran. Tetapi, setelah wewenang guru ditingkatkan dan kami diperbolehkan menghukum siswa dengan "keras", saya rasa sebagian besar siswa mulai hormat terhadap guru, meski pun tidak semua berperilaku serupa. Kemudian, dari belajar mengajar,...

Understanding Others is a skill

          Freedom Writers is a great film, it is about the life and hardwork of a teacher named Erin in order to unite the students of her class. She sacrifice many to achieve her goal, yet what she did pays off in the end. Her students, who were formerly divided by the sense of race, could stand together. There are many valuable lesson that I can learn from the movie "Freedom Writers" which are: Don't be judgemental: we always have this judgemental trait for almost everything we see or feel. We often judge someone from their look, their habit, and their way of doing things without even consider the backstory of them. We must acknowledge that we know a little about what other people came through. Being judgemental is a bad thing, it clouds our perception and often fail us to see what is true. Hardwork will payoff: I believe in the lesson that the hardwork will come into fruition someday. Hardworking like Erin in the movie. She works hard to change her stude...

Firm and Decisive

It is the guts to be firm and decisive. What I get from, even the clips and review, of the film "Lean on Me" is the bravery to stand rock-hard against anything. It takes firm decisions to correct things which have been a "tradition", a habit. It takes a lot of effort to correct the bad habit. It takes everyone's participation to break the bad-old habit. Not easy, unimaginably difficult I could say. But it is not impossible if we have the firmness and the diligence. What I can do, for now, is to make myself firm enough, powerful enough to say "no"to the students. I have power upon them and they must obey, or at least respect me, their teacher. But of course I cannot do that alone, the others must help too. Staying together, I believe we would manage to change the students.

Verifikasi SMA

Verifikasi menjadi satu cara untuk memastikan sebuah data valid atau tidak. Verifikasi sangat perlu untuk dilakukan demi mengecek kebenaran suatu data. Seperti halnya verifikasi kemarin hari. Verifikasi SMA menjadi acara untuk mempresentasikan sekolah secara keseluruhan.  Acara dimulai agak terlambat, menunggu tamu dari Dinas Provinsi. Tampak tidak teratur, namun sisi baiknya adalah dari tim kami mempunyai waktu lebih untuk menyiapkan bahan presentasi dan berlatih untuk presentasi. Acara berjalan baik-baik saja, saya kebetulan bagian support, memfotokopi berkas dan menemani validator berkeliling. Memang peran yang terbilang remeh, karena tidak berhadapan langsung dengan validator, seperti teman-teman yang lain. Salah satu dari mereka terbilang kritis, sangat mengkritik dan bertanya-tanya tentang berbagai hal. Saya menjawab sebisa saya, menyampaikan apa yang saya tau, dan sebisa mungkin meyakinkan beliau bahwa sekolah kami bisa dan siap. Akhir acara nampak sedikit alot, karena di ak...